Arab Saudi : Pembantaian Kejahatan Perang Terhadap Kemanusiaan di Alepo
"Ini adalah tragedi kemanusiaan terburuk di awal abad ke-21. Kejadian ini berlangsung di depan mata masyarakat internasional," kata kantor berita negara SPA, mengutip pernyataan seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Arab Saudi,
"Pembantaian mengerikan terjadi di Aleppo, ini merupakan kejahatan perang terhadap kemanusiaan," lanjut pejabat itu.
Jakarta
Sejak krisis Suriah pecah, wilayah Aleppo terbagi menjadi dua bagian yang masing-masing dikuasai pasukan rezim Presiden Assad dan pasukan oposisi. Namun, pasukan rezim Suriah yang dibantu sekutunya—Rusia dan Iran—mulai pertengahan November telah merebut sebagian besar wilayah Aleppo timur yang dikuasai pasukan oposisi, hanya dalam hitungan minggu.
Operasi untuk mengevakuasi para pasukan oposisi dan warga sipil dari Aleppo timur sudah berlangsung dalam sejak Kamis lalu. Pejabat dari kedua belah pihak—oposisi dan rezim Suriah—menyatakan bahwa kesepakatan baru sedang dinegosiasikan untuk menyelesaikan evakuasi warga sipil dari Aleppo timur.
Arab Saudi sebelumnya menuduh rival regionalnya, Iran, telah ikut campur dalam urusan internal di negara-negara lain, termasuk Suriah, untuk memperluas pengaruhnya di dunia Arab.
Salah satu sumber juga mengatakan bahwa Arab Saudi sudah melakukan kontak dengan kekuatan regional dan internsional untuk menekankan pentingnya segera mengambil tindakan untuk mengakhiri konflik di Aleppo,

No comments:
Post a Comment